Kerjasama Kelompok





1.      Pengertian dan Karakteristik Kelompok

Komunikasi dalam kelompok yaitu interaksi antara tiga orang atau lebih dengan tujuan memenuhi kebutuhan, berbagi informasi, berdiskusi, menyelesaikan permasalahan yang setiap anggotanya saling mempengaruhi. Karakteristik dari suatu kelompok antara lain:
a.       Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik secara verbal ataupun nonverbal.
b.      Anggota kelompok atau team harus mempunyai pengaruh satu sama lain agar dapat diakui menjadi anggota.
c.     Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat saling menjaga anggota kelompok dan berfungsi sebagai suatu unit.
d.      Anggota kelompok adalah orang yang memiliki minat dan mempunyai tujuan yang sama.
e.    Individu yang tergabung dalam suatu kelompok saling mengenal satu sama lain dan dapat membedakan yang mana anggota dan bukan anggota kelompoknya.

2.      Tahapan Pembentukan Kelompok

Syarat membangun teamwok:
a.       Jangan bersikap individualistis
b.      Berikan kontribusi pada kelompok
c.       Bersikap fleksibel
d.      Komunikasi
e.       Komitmen
f.       Kepercayaan dan saling menghargai
g.      Patuhila pemimpin

Ada 5 tahap dalam pembentukan kelompok:
Tahap 1 : Forming
Tahap pertama adalah tahap pembentukkan. Kelompok baru saja dibentuk dan diberi tugas. Anggota kelompok cenderung bekerja sendiri walaupun memiliki itikad baik dan mempunyau tujuan yang sama, namun anggota kelompok masih belum saling mengenal dan saling percaya.
Tahap 2 : Storming
Pada tahap ini anggota kelompok mulai mencurahkan dan mengembangkan ide mereka yang berhubungan dengan tugas. Mulai membahas permasalahan yang harus diselesaikan dan saling terbukan antar sesama anggota.
Tahap 3 : Norming
Diantara anggota kelompok terdapat kesepakatan dan konsensus. Mulai mempercayai satu sama lain serta peranan dan tanggung jawab masing-masing anggita sudah jelas.
Tahap 4 : Performing
Pada tahap ini anggota kelompok saling bergantung satu sama lain dan saling respect dalam berkomunikasi. Sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar tanpa adanya konflik yang tidak perlu.
Tahap 5 : Adjourning dan Transforming
Ditahap ini proyek telah berakhir dan kelompok pun membubarkan diri. Ketika mengalami perubahan kelompok dapat kembali ke tahap mana saja.

3.      Kekuatan Team Work

Team work atau kerja sama tim merupakan peleburan berbagai individu menjadi satu pribadi yang guna mencapai tujuan bersama dengan target yang telah disepakati bersama. Dalam sebuah tim dibutuhkan kemauan untuk saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan. Jika salah satu anggota tidak ahli atau tidak dapat menyelesaikan tugasnya dapat dibantu oleh anggota yang lain  sehingga beban dibagi untuk satu tujuan bersama. “Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci dari teamwork”. Harus saling menyelaraskan hubungan dalam kelompok jangan sampai terjadi perselisihan, agar kehidupan tim tidak terganggu. Sehingga dalam suatu kelompok kebersamaan setiap anggota di atas segalanya.
Poin-poin dalam teamwork yang baik :
-          Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang biasanya dibentuk dari berbagai divisi dan kepentingan.
-          Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa’.
-          Dalam teamwork harus mengesampingkan segala ego pribadi, dan sektoral.
-          Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota tim akan menjadi modal sukses bersama.
-          Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama.
-       Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak saling pengertian.
-          Target yang harus dikejar adalah tujuan bersama, bukan individual.
-          ”TEAMWORK MAKES THE DREAM WORK”




Sumber :
31266_Teori Organisasi Umum 2 lengkap.docx
Image from google

Pengembangan Komunikasi





1.      Pengertian Komunikasi

Komunikasi yaitu suatu proses dimana pengirim menyampaikan informasi kepada penerima dalam kelompok, organisasi ataupun masyarakat baik secara lisan maupun tulisan. Komunikasi dapat dilakukan secara verbal atau lisan dan nonverbal. Komunikasi nonverbal dilakukan dengan gerakan anggota tubuh untuk menunjukkan sikap tertentu, seperti tersenyum, mengangkat bahu, menggelengkan kepala, melambaikan tangan. Ada dua hal yang penting dalam berkomunikasi yaitu :
-      Komunikasi yang efektif : informasi yang diterima sesuai dengan yang disampaikan oleh si pengirim dan si penerima memahami arti dari pesan tersebut.
-        Komunikasi yang efesien : komunikasi yang menggunakan biaya minimum berdasarkan sumber daya yang dimanfaatkan.

Bagi seorang manajer komunikasi merupakan hal yang penting, karena manajer memiliki fungsi manajemen yang harus dicapai seperti :
-          Fungsi perencanaan (planning) : pemilihan tujuan dan penetapan kebijakan
-          Fungsi pengorganisasian (organizing) : pengelompokkan kegiatan yang harus dilakukan.
-          Fungsi kepemimpinan (leadership) : memimpin, memberikan pengarahan, pedoman dan motivasi dalam organisasi
-          Fungsi pengendalian (Controlling) : pengukuran prestasi dan penyimpangan.

Komunikasi juga memiliki komponen yang harus dipenuhi agar komunikasi tersebut dapat berlangsung dengan baik, komponen tersebut antara lain :
a.       Pengirim atau komunikator (sender) : pihak yang mengirimkan ide, gagasan, pesan, atau informasi kepada pihak lain.
b.      Pesan (message) : isi atau maksud yang akan disampaikan.
c.     Saluran (channel) : media atau perantara, dalam berkomunikasi secara langsung saluran berupa udara yang mengalirkan getara suara atau nada.
d.      Penerima atau komunikate (receiver) : pihak yang menerima pesan
e.       Umpan balik (feedback) : tanggapan dari komunikan atas pesan atau informasi yang disampaikan.
f.       Aturan yang disepakati oleh pihak yang berkomunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan berlangsung.

Ada 13 langkah dalam mengembangkan komunikasi yang efektif. Apa saja kah itu?
Berikut 13 langkahnya :
1.      Antusiasme : berikan kesan antusias kepada lawan bicara agar perasaan mereka lebih positif dan percaya diri.
2.      Minat : tunjukkan minat terhadap pembicaraan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
3.      Kejujuran : kejujuran tidak harus selalu disampaikan secara langsung tetapi dapat juga disampaikan dengan pernyataan.
4.      Mendengarkan : dengarkan apa yang sedang dibicarakan lawan bicara dan berikan respon yang relevan.
5.      Kontak mata : kontak mata diperlukan dalam berkomunikasi agar lebih fokus
6.      Adaptasi : sesuaikan kata-kata, bahasa tubuh dan nada suara agar lawan bicara merespon positif.
7.      Menciptakan kesan : gunakan kata kami atau kita untuk membangun suatu ikatan dalam berkomunikasi.
8.      Pengungkapan Diri : ungkapkan diri secara terbuka agar lawan bicara dapat memberikan kepercayaan.
9.      Biasakan tersenyum : tersenyumlah pada lawan bicara agar mereka merasa nyaman saat sedang berkomunikasi.
10.  Menyebut nama : sebut nama lawan bicara agar mereka terkesan.
11.  Motivasi : berikan motivasi di sela-sela pembicaraan agar lawan bicara merasa nyaman dalam berkomunikasi.
12. Tampil berenergi : berikan energi kepada lawan bicara agar merka lebih bersemangat dan antusias dalam berkomunikasi.
13.  Ide dan saran : berikan ide dan saran yang bermanfaat bagi lawan bicara.

Dalam kehidupan ini tidak ada yang dapat berjalan dengan mulus begitu pula dalam berkomunikasi, pasti ada hal-hal yang dapat mengganggu komunikasi seperti masalah sematik atau arti kata, tidak adanya umpan baik, saluran komunikasi, gangguan fisik, perbedaan budaya dan status. Sehingga agar komunikasi menjadi efektif harus mematuhi pedoman yaitu mendengarkan secara detail informasi yang disampaikan, memberikan umpan balik, langsung sampaikan informasi ke inti permasalahannya, dapat menggambarkan situasi secara ringkas. Adapun unsur-unsur yang terkandung dalam komunikasi sebagai berikut :
a.       Sebagai kegiatan seseorang untuk mengerti
b.      Sebagai sarana pengendalian informasi
c.       Sebagai sistem bagi terjalinnya komunikasi antar individu

2.      Jenis dan Proses Komunikasi

Berdasarkan penyampaiannya komunikasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu :
1.      Komunikasi Lisan
Ada dua cara penyampaian informasi secara lisan yaitu komunikasi secara langsung dan tidak langsung. Komunikasi lisan secara langsung yaitu komunikasi yang dilakukan dengan cara bertatap muka secara langsung sehingga tidak ada jarak yang membatasi dan tidak memerlukan peralatan apapun. Semua orang pasti pernah mengalami komunikasi ini seperti saat berbicara atau berdialog, wawancara, rapat, berpidato. Sedangkan komunikasi lisan secara tidak langsung adalah komunikasi yang memiliki jarak antara si pengirim dan penerima sehingga memerlukan alat perantara seperti telepon, handphone,VoIP, dan sebagainya.
2.      Komunikasi Tulisan
Komunikasi tulisan adalah komunikasi yang tanpa adanya pembicaraan secara langsung yang memerlukan tulisan sebagai perantara dengan menggunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh si penerima. Contoh dari komunikasi tulisan yaitu surat-menyurat, pesan singkat, surat elektronik dan lain sebagainya. Selain surat, komunikasi secara lisan juga dapat melalui naskah dan foto untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat umum, seperti buku-buku, pengumuman, majalah, surat kabar, iklan, spanduk dan lain-lain.

Adapula jenis-jenis komunikasi dalam organisasi yaitu :
a.      Komunikasi formal dan informal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang dipengaruhi oleh tingkat jabatan dalam suatu organsasi. Sedangkan komunikasi informal adalah komunikasi yang tidak terpengaruh oleh tingkat jabatan, bebas dan tidak ada aturan resmi dari organisasi. Terdapat jenis lain dari komunikasi informal yaitu desas-desus yang tidak disetujui secara resmi seperti isu-isu dalam organisasi.
Penyebab timbulnya komunikasi informal antara lain:
-          Sumber informasi dalam hubungan pekerjaan,
-          Perlawanan terhadap pengaruh yang monoton dan membosankan,
-          Pemuasan kebutuhan manusiawi,
-          Keinginan untuk mempengaruh perilaku orang lain.
b.      Komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas dan komunikasi lateral
Komunikasi ke bawah terjadi dari tingkat jabatan atas ke tingkat jabatan yang bawah dalam suatu hirarki. Komunikasi ini biasanya berupa perintah dari atasan kepada bawahan. Komunikasi ke atas terjadi dari tingkat jabatan bawah ke atas dalam suatu hirarki. Komunikasi seperti ini biasanya berupa laporan dari bawahan kepada atasannya. Komunikasi lateral terjadi antara tingkat jabatan atau memiliki kewenangan yang sama dalam suatu hirarki.
c.       Komunikasi satu arah dan dua arah
Komunikasi satu arah adalah komunikasi yang tidak memerlukan umpan balik, misalnya komunikasi yang disampaikan melalui televisi atau radio. Sedangkan komunikasi dua arah yaitu komunikasi yang mengharapkan umpan balik dari si penerima, seperti berdialog dengan orang lain.

3.      Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif adalah komunikasi yang dapat memberikan pengaruh dan menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada si penerima informasi. Tujuan dari komunikasi yang efektif yaitu memberi kemudahan kepada si penerima informasi agar dapat memahami pesan yang disampaikan oleh si pengirim informasi. Sehingga penyampaian informasi dan umpan balik (feedback) dapat seimbang dan dapat melatih penggunan bahasa nonverbal.

Menurut Mc. Crosky Larson dan Knapp bahwa komunikasi yang efektif dapat dicapai dengan mengusahakan ketapatan (accuracy) yang paling tinggi derajatnya antara komunikator dan komunikan dalam setiap komunikasi.

4.      Implikasi Manajerial

Implikasi memiliki arti akibat. Implikasi manajerial adalah terlibatnya komponen dalam suatu manajemen yang memberikan kontribusi sekaligus mempengaruhi tingkat produktifitas suatu organisasi. Dalam manajemen terdapat 2 implikasi antara lain:
a.       Implikasi prosedural : tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan.
b.      Implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.







Sumber :
31266_Teori Organisasi Umum 2 lengkap.docx
Image from google

~IDUL FITRI HOLIDAY~





 Today I want to share a story about my Idul Fitri Holiday when I was 14 years old around the year 2011, but in English.

Lets check this out~~


Previously, I was thinking that day of Idul Fitri holiday would be bored, since I had no plan to go. But I was wrong. On the time of Idul fitri day I didn’t go anywhere, but the day after it I suddenly got a plan.

Last Friday i was bored, until my mom made her own plan went to the Jungle waterpark with me. I went there not for swimming, but for watching 4D Cinema. I started from home about 09.00am and arrived wright 09.30am. When we were there, my mom and I directly bought tickets. The movie was telling about Dinosaurs and Bumper Car. In my opinion, the movie was tense enough but the most tense one was last year, which told about Pinguins and Aliens. Even so, I was so excited.

On the night, my mother was telling about a waterfall. I had never gone and seen waterfall directly. Because I only watched it on television. Then finally, we decided to go to Luhur waterfall. On the next day, we started in early morning there fore not got a traffic jam. Because we were gone there on Saturday. We spent to Luhur waterfall consist four people, there was my mother, my father, my uncle and I. We rode to motorcycle. During on the way, we got lost, but no longer after we asked, we were passing from it. Soon after we were location, there was a swimming pool and so crowded as well. Initiated finding a place which much closer with the waterfall. It was so breathetaking scenery when I looked it up at front. Its height approximately 30m. It was surrounded by a rainbow. In there, we soon swimming at under waterfall and took photos. After all finished, we got to home.

It is to become vocation pleasent for me , because I can watch 4D Cinema again with my mother and I can see a waterfall directly with my family.


sorry if it's boring and  a lot of error words kkk~^^ thanks~










*Image from google

Memahami Sistem Informasi dan Teknologi Informasi


            Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit mengenai Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Mungkin bagi sebagian orang sudah tidak asing lagi mendengar kalimat “Sistem Informasi dan Teknologi Informasi” apalagi bagi orang-orang yang berkecimpung di dunia teknologi atau yang lebih sering disebut dengan IT. Tapi bagi orang-orang yang tidak terlalu paham mengenai teknologi atau istilahnya “gaptek”, gagap teknologi, mereka tidak tau apa itu Teknologi Informasi atau Sistem Informasi.


            Saya sering mengalami ini, ketika ada orang yang bertanya tentang kuliah saya, pertanyaan yang sering diajukan yaitu “kuliah di jurusan apa?” saat saya jawab Sistem Informasi, mereka bertanya lagi, “Sistem Informasi tuh kaya gimana?” Nah, ini membuktikan bahwa tidak setiap orang tau maksud dan fungsi dari Sistem Informasi itu apa.
            Agar lebih paham yuk kita kenali lebih dalam, dimulai dari pengertian Sistem Informasi dan Teknologi Informasi itu sendiri.



APA SIH SISTEM INFORMASI ITU?


                Sistem Informasi terdiri dari dua kata yaitu sistem dan informasi. Sistem yaitu sekelompok elemen yang digabungkan untuk mencapai suatu tujuan sedangkan informasi yaitu data yang sudah diolah sehingga memiliki makna tersendiri. Ada beberapa definisi Sistem Informasi dengan makna yang berbeda.
Dari yang saya ketahui Sistem Informasi adalah kumpulan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), pengguna (brainware), dan prosedur kerja yang dikombinasikan dengan teknologi informasi untuk mengumpulkan, menganalisis, menyimpan, serta mengolah data menjadi informasi yang nantinya akan disebarkan untuk memecahkan masalah dan pengambilan keputusan dalam mencapai suatu tujuan. Biasanya Sistem Informasi ini digunakan dalam suatu organisasi.


APA SIH TEKNOLOGI INFORMASI ITU?
 

Pengertian Teknologi Informasi tidak jauh berbeda dengan Sistem Informasi. Teknologi sendiri memiliki arti penerapan ilmu pengetahuan ilmiah seperti alat yang digunakan untuk membantu manusia melakukan sesuatu. Sehingga Teknologi Informasi yaitu perpaduan antara perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) untuk menyimpan, mengambil, memanipulasi, menampilkan dan mengolah data menjadi informasi yang akan disalurkan kepada pengguna. Teknologi Informasi merupakan kombinasi antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi. 
Masih kurang paham? Mari cek perbedaanya..


PERBEDAAN ANTARA SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI



Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan perbedaan diantara keduanya yaitu:
     Ø  Sistem Informasi lebih fokus pada perangkat lunak nya sedangkan Teknologi Informasi lebih fokus pada perangkat keras atau alatnya.
    Ø  Sistem Informasi memproses dan menyediakan informasi untuk user sedangkan Teknologi Informasi teknologi yang membantu seluruh aktivitas Sistem Informasi.
     Ø  Sistem Informasi tingkatannya lebih tinggi daripada Teknologi Informasi tetapi saling berkaitan satu sama lain.
Sistem Informasi dan Teknologi Informasi pasti memiliki sejarah, awal terbentuknya serta perkembangannya bisa samapai seperti sekarang ini. Setelah ini saya akan bahas sedikit tentang sejarahnya, jangan di skip ya.. lumayan lah buat nambah wawasan.


SEJARAH SISTEM INFORMASI


       Ternyata pertukaran informasi sudah ada sejak dulu bahkan sekitar 3000 tahun sebelum masehi. Bahkan cara pertukarannya pun masih sangat kuno dengan cara menuliskannya pada batu, kayu, papirus atau tanah liat. Ada empat tahapan dalam perkembangan sistem informasi, yaitu :
I.                   Pra Mekanik
Sekitar tahun 3000-2000 sebelum masehi komunikasi masih menggunakan simbol dan gambar untuk menyampaikan pesan. Dimulai dari bangsa Fenisia (Lebanon) lalu bangsa Yunani Kuno mengadaptasi simbol menjadi huruf vokal kemudian Romawi Kuno mengubahnya menjadi alfabet. Sedangkan bangsa Mesir Kuno menciptakan sistem angka yang berujung pada penemuan alat bantu hitung yaitu abakus.
II.                Mekanik
Priode ini sering juga disebut dengan abad pertengahan dimana alat sudah tercipta untuk menyimpan, mengolah dan merekam informasi. Penemuan pada abad ini yaitu mesin cetak Gutenburg dari Jerman. Sedangkan pada tahun 1600 Blaise Pascal menciptakan komputer atau mesin hitung pertama dalam sejarah dengan sebutan Pascaline. 
III.             Elektomekanik
Pada masaini tercipta telepon dan kode Morse untuk komunikasi jarak jauh. Kemudian pada awal 1948 komputer untuk pertama kalinya diperkenalkan yang disebut dengan Dubbed Manchester Mark 1 digunakan untuk menyimpan program dan data.
IV.             Elektronik
Pada tahun 1957 Jean Heorni mengembangkan transistor planar. Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendirikan ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork). Kemudian pada tahun 1962 Licklider memperluar ARPANET ke jaringan global untuk interkasi sosial. Andrew Grove, Gordon Moore dan Robert Noyce menciptkan mikrochip pada tahun 1968 yang kemudian dijual kepada intel.

SEJARAH TEKNOLOGI INFORMASI

 I.                   Masa Pra Sejarah
Informasi mash digambarkan pada dinding-dinding gua atau tebing-tebing bebatuan. Manusia pada zaman ini sudah dapat mengenali benda-benda disekitar. Komunikasi ulai menggunakan isyarat dan bunyi seperti gendang dan terompet.
II.                Masa Sejarah
Bangsa Sumeria menggunakan simbol atau tulisan yang dibentuk dari pictograf yang berbeda dalam penyebutannya sehingga dapat membentu kata, kalimat dan bahasa. Kemudian bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf Hierogliph pada tahun 500 sebelum masehi. Pada tahun 1455 Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak. Tahun 1800-an Charles Babbage dengan Augusta ady Byronpertama menulis program koputer menggunakan mesin analytical. 
III.             Masa Tahun 1900-an
Tahun 1992 CERN membentuk komunitas Internet dengan pengenalan www. Kemudian tahun 1995 perusahan diperbolehkan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone.

CONTOH SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

 Tanpa kita sadari Sistem Informasi dan Teknologi Informasi ternyata sudah sering kita gunakan sehari-hari.
Contoh-contohnya yaitu :
-          Pemesanan tiket => kita bisa memesan tiket pesawat atau tiket kereta api bahkan tiket bioskop pun bisa dipesan secara online tanpa harus menganti di loket.
-          SMS Banking dan E-Banking => informasi mengenai perbankan dapat langsung diakses melalui Handphone, seperti mengecek saldo dan transaksi keuang tanpa harus mendatangi bank atau ATM secara langsung.
-          Layanan Akademis => seperti di kampus, mahasiswa dapat mengakakses info seputar kampus dan perkuliahannya dengan mudah.
-         E-commerce => perdagangan secara online sekarang sudah banyak toko online yang mempermudah konsumen dalam berbelanja.
-              E-learning => pembelajaran dengan menggunakan moodle atau virtual class.

-              Smartphone, Mikrokomputer, Minikomputer




Itulah sedikit pemahaman saya mengenai Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Mohon maaf apabila banyak kesalahan dan kekeliruan. Jika ada kritik dan saran silahkan sampaikan di kolom komentar. Terima kasih. Semoga bermanfaat J pyeong~^^





Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
achsan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4136/Gambaran+Umum.pdf
http://11650056-si.blogspot.co.id/2013/03/perbedaan-sistem-informasi-dan.html
https://kangriyanto.wordpress.com/2011/04/01/penerapan-teknologi-informasi-dalam-kehidupan-sehari-hari/
http://www.belajar-komputer-mu.com/sejarah-perkembangan-sistem-informasi/
http://www.seputarit.com/sejarah-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik-yang-wajib-kalian-ketahui.html